TUGAS FARMASI RUMAH SAKIT


1.    Apa itu medication management services?

2.    Apa beda the prescription-focused approach dengan the patient centered approach?

3.    Tuliskan 7 kategori drug therapy problems?

4.    Apa saja usaha-usaha untuk mengurangi drug related morbidity and mortality?

 

JAWABAN

1.    Medication management services adalah kegiatan profesional yang diperlukan untuk memenuhi standar pengobatan yang memastikan setiap obat pasien (baik resep, nonresep, alternatif, tradisional, vitamin, atau suplemen nutrisi) dinilai secara individual untuk menentukan bahwa setiap obat sesuai untuk tujuan medis.

 

2.    Perbedaan the prescription-focused approach dengan the patient centered approach

The Prescription-Focused Approach

The Patient Centered Approach

Pendekatan yang berfokus pada resep

Pendekatan yang berfokus pada pasien

Dilakukan pada saat pendistribusian obat kepada pasien di tempat dan waktu pemberian obat

Dilakukan terpisah dari proses pendistribusian, dapat dilakukan di lingkungan klinik, rumah pasien, di ruang terpisah dari area dispensing di apotek.

Kegiatan dilakukan secara tatap muka dan bersifat episodik, yaitu hanya dilakukan sekali untuk seorang pasien

Kegiatan dilakukan secara tatap muka atau melalui telepon. Kegiatan bersifat longitudinal dan didasarkan pada praktik professional pelayanan kefarmasian.

Kegiatannya meliputi subtitusi generik, rekonsiliasi formularium obat, penyediaan informasi obat, pendidikan penyakit yang berfokus pada produk obat, peraturan klinis berbasis populasi untuk penggunaan produk obat, dan beberapa pemantauan spesifik obat.

Kegiatannya dimulai dengan memahami pengalaman pengobatan setiap pasien (kekhawatiran, preferensi, keyakinan dan perilaku terkait dengan pengobatan mereka), lalu identifikasi masalah terapi obat (penetapan tujuan terapi hingga mengembangkan rencana pengobatan dan menyelesaikan evaluasi tindak lanjut untuk mementukan hasil aktual yang dialami oleh pasien)

 

 

3.    Kategori drug therapy problems, meliputi:

a.    Pasien memerlukan terapi obat untuk suatu indikasi yang dapat memperoleh manfaat dari pengobatan tetapi saat ini tidak sedang diobati dengan obat yang sesuai.

b.    Pasien tidak memiliki indikasi yang sesuai terhadap obat yang sedang diminumnya, dan obat tersebut harus dihentikan penggunaannya.

c.     Pasien meminum obat yang tidak efektif untuk mengobati kondisi pasien yang dirawat.

d.    Pasien tidak mengonsumsi obat dalam jumlah yang cukup agar terapinya efektif

e.    Pasien mengalami efek samping akibat pengobatan sehingga pengobatan harus dihentikan

f.      Pasien meminum obat terlalu banyak dan menyebabkan efek toksik

g.    Pasien tidak mampu dan/atau mau meminum obat sebagaimana mestinya.

 

4.    Usaha-usaha yang dilakukan untuk mengurangi drug related morbidity and mortality yaitu pada:

(1)  Tingkat kebijakan atau sistem

Pada tingkat ini, usaha yang dilakukan untuk mengurangi drug related morbidity and mortality adalah pemerintahan mengeluarkan undang-undang, peraturan dan kebijakan untuk mencoba mengelola penggunaan obat-obatan.

 

(2)  Tingkat kelembagaan (Insititusi, praktik atau professional)

Pada tingkatan ini, dilakukan pendekatan organisasi, pendekatan praktisi pada tingkat praktik dan upaya pada pengelolaan pasien. Kegiatan yang dilakukan dapat berupa mengelola biaya obat dan penggunaan terapi obat melalui komite farmasi dan terapi. Metode yang paling umum digunakan oleh badan-badan pengambilan keputusan adalah sistem formularium. Dapat pula, diterapkan evaluasi penggunaan obat (DUES) dan tinjauan pemanfaatan obat (DURS). Selain itu, pengambilan keputusan pengobatan difokuskan pada pengembanagn protocol dan pedoman praktik nasional untuk penggunaan terapi obat dalam meresepkan obat kepada pasien.

 

(3)  Tingkat spesifik pasien

Pada tingkatan ini, dilakukan pengarahan pengelolaan terapi obat pada tingkat spesifik pasien dengan harapan pengobatan cocok untuk pasien dalam mengatasi permasalahan terapinya.

 

DAFTAR PUSTAKA

Cipolle, Robert J. 2012. Pharmaceutical care practice: the patient-centered approach to medication management services. New York: McGraw-Hill M

0 Response to " TUGAS FARMASI RUMAH SAKIT"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel