ANALISIS FARMASI : CARA PREPARASI SAMPEL BERBAGAI MATRIKS

https://juwitawhiwi22.blogspot.com/2023/01/analisis-farmasi-cara-preparasi-sampel.html

Dalam analisis farmasi, terdapat cara preparasi sampel pada berbagai matriks, untuk mengetahui cara preparasinya, silahkan simak penjelesan dibawah ini.

CARA PREPARASI SAMPEL BERBAGAI MATRIKS

Analisis atau pengujian merupakan suatu proses yang melibatkan penetapan dan pengukuran suatu karakterisktik bahan yang diuji serta penilaian terhadap suatu karakterikstik bahan yang diuji serta penilaian terhadap suatu standar terntentu untuk mengevaluasi tingkat kualitas dari bahan tersebut. Ada dua dasar pertanyaan keingintahuan manusia dalam melakukan analisis yaitu apa yang ada pada bahan tersebut (kualitatif) dan berapa banyak bahan tersebut (kuantitatif).

Dalam tahapan analisis, proses preparasi sampel sangat menentukan akurasi dan presisi hasil analisis, dimana dengan preparasi sampel mengubah sampel menjadi suatu bentuk yang adaptif dan sesuai dengan metode pengukuran yang meliputi pengubahan bentuk (derivatisasi) yang akan meningkatkan detektabilitas pengukuran sehingga tujuan dari preparasi sampel yaitu :

a.     Pemekatan analit

b.  Meningkatkan keterukuran analit melalui perubahan bentuk, reaksi kimia, derivatisasi, agar kompatibel dengan metode analisis yang digunakan

c.     Menghilangkan komponen pengganggu analisis melaui pemisahan, clean up, filtrasi, dll.

d.     Melindungi instrumen ukur dari kerusakan dan kontaminasi.

Adapun tahapan dalam analisis meliputi penentuan masalah analisis, pemilihan metode, pengambilan sampel, penyiapan sampel untuk analisis (preparasi sampel), perlakuan pemisahan analisis, pengukuran, perhitungan dan pelaporan.  Dalam preparasi sampel sangat tergantung pada jenis sampel, sifat alami analit, kadar analit dan metode pengukuran yang digunakan akan menjadi tahapan penentu dalam keberhasilan analisis untuk memperoleh informasi hasil yang baik (akurat dan presesi). Adapun perlakuan umum preparasi sampel yaitu :

1.       Ekstraksi

Perlakuan ini bisa dikerjakan dengan berbagai cara, baik secara fisik maupunsecara kimiawi. Secara fisik dapat dilakukan dengan pengepresan (pengempaan), penggilingan, pengendapan fisik (kristalisasi), pengendapan kimiawi(penggumpalan), dan distilasi. Secara kimiawi dilakukan dengan cara pelarutan dengan pelarut. Metode distilasi merupakan ekstraksi dan pemisahan atas dasar perbedaan titik uapnya. Distilasi dapat dilakukan dengan cara sederhana,misalnya distilasi air, distilasi uap, distilasi uap dan air, dapat pula dilakuan dengan teknik fraksinasi (distilasi fraksinasi), atau distilasi vakum. Cara ekstraksi lainnyayang relatif merupakan teknologi baru adalah penggunaan teknik superkritik (supercritical extraction).

2.       Filtrasi

 Cara untuk memisahkan dua komponen yang berbeda sifatnya atau ukurannya melalui sebuah membran permeabel yang poreus. Filtrasi dapat dilakukan dengan teknik penyaringan. Penyaringan lazim digunakan untuk memisahkan padatan dancairan yang bercampur menjadi satu dan tidak lazim untuk memisahkan campuran dua macam cairan yang berbeda berat jenisnya. Dalam praktek penyaringan dikerjakan dengan menggunakan bahan penyaring yang berupa membran.


3.       Sentrifugasi

 Tujuan utama sentrifugasi adaiah memisahkan partikel-partikel padatan dari cairan yang bercampur menjadi terpisah satu dengan yang lainnya. Jadi pada hakekatnya seperti filtrasi, tetapi pemisahan dengan sentrifugasi didasarkan pada perbedaan berat jenis partikel. Dalam hal ini gaya sentrifugasi sangat berpengaruh pada hasil. Makin tinggi gaya sentrifugasi makin teijadi pemisahan dengan baik.


4.       Lisis


Lisis umumnya dikerjakan untuk merusak atau memecah dinding sel tanaman, hewan,atau mikroba. Pekerjaan ini dapat dilakukan secara fisik misalnya dengan penggilingan, penggerusan, atau dengan sonikasi.

5.       Dialisis

 Perlakuan ini merupakan teknik pemisahan dengan menggunakan membran semi- permiabel. Dialisis dapat berfungsi sebagai penyaring molekuler karena yang dapat melalui membran umumnya adalah melekul yang ukurannya relatif kecil. Dialisis bekerja atas dasar peristiwa osmosis. Partikel-partikel (molekul) yang kecil dapat melalui membran sampai terjadi keseimbangan. Keseimbangan tercapai jika konsentrasi partikel dalam larutan pada sisi-sisi yang bersebelahan dengan membran sudah mencapai rasio yang seimbang dengan volume masing-masing larutan.


6.       Inaktivasi

 Terdapatnya enzim dapat mengganggu hasil karena enzim yang masih aktif dapat mengadakan perubahan-perubahan kimiawi. Misalnya pada elektroforesis, enzim protease dapat menguraikan protein atau peptida-peptida selama proses elektroforesis berlangsung.


7.       Modifikasi Kimiawi dan Enzimatik

 Perlakuan ini bertujuan untuk mengubah struktur kimiawi sampel untuk suatutujuan tertentu yang memudahkan analisis.

DAFTAR PUSTAKA

Aulia A.T, A.U. 2019. Preparasi Sampel Analisis. Jakarta : Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta.

0 Response to "ANALISIS FARMASI : CARA PREPARASI SAMPEL BERBAGAI MATRIKS"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel